Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

IOH dan Narasi Kampanyekan Anti Hate Speech Lewat Festival Film Pendek SOS 2023

(ki-ka) Writer & Banker Ika Natassa, Creative Concept & CCO Narasi TV Jovial da Lopez, SVP Head of Corporate Communications IOH Steve Saerang dan Direktur Musik, Film dan Animasi Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Mohammad Amin saat Launching Festival Film Pendek Save Our Socmed  2023 (SOS) di Jakarta.suaratani.com-ist

SuaraTani.com - Medan| Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH) berkolaborasi dengan Narasi menyelenggarakan ajang Festival Film Pendek Save Our Socmed (SOS) 2023. 

Kota Medan dipilih sebagai kota pertama roadshow kampus ajang Festival Film Pendek SOS 2023 yang bertempat di Universitas Islam Negeri (UIN) Sumatera Utara,, Kecamatan Medan Tuntungan, Medan, Rabu (8/11/2023). 

SVP-Head of Corporate Communications Indosat Ooredoo Hutchison, Steve Saerang, mengatakan, kompetisi pembuatan film pendek ini diadakan dengan tujuan menginspirasi anak muda Indonesia agar bijak dalam menggunakan media sosial sekaligus meningkatkan literasi digital mereka. 

Festival Film Pendek SOS 2023 mengampanyekan anti hate speech dengan tema ‘Bicara Baik di Digital, Hindari Emosi Tanpa Substansi’.  

Ajang penuh kreativitas anak muda ini akan berlangsung sejak pendaftaran dibuka pada 26 Oktober 2023 hingga pengumuman pemenang pada Februari 2024 mendatang.  

“Media sosial merupakan rumah dari berbagai karya dan tempat kita berkolaborasi bersama. Media sosial, harusnya jadi tempat yang nyaman untuk kita, bukan tempat menebar kebencian," kata Steve. 

Melalui kampanye ini, lanjutnya, Indosat mengajak generasi muda untuk #BijakBerkreasiTanpaBatas, di mana kekuatan cerita dan visual dapat menyebarkan pesan perdamaian, kesetaraan, dan toleransi. 

"Dengan dukungan teknologi dan digitalisasi, kita dapat mengubah dunia serta membangun masyarakat yang lebih inklusif dan peduli dengan sesama," ungkapnya. 

Program Festival Film Pendek SOS yang telah sukses terselenggara sejak 2021 ini merupakan bagian dari tanggung jawab sosial (CSR) Indosat di pilar Pendidikan Digital.

Memiliki rangkaian kegiatan seperti roadshow ke berbagai kampus, sosialisasi, workshop pelatihan, seleksi penjurian, dan acara pengumuman pemenangnya. 

Adapun kegiatan workshop pelatihan akan menyajikan lokakarya online dengan menghadirkan para pakar perfilman untuk meningkatkan keterampilan para peserta. 

Selain Kota Medan, roadshow ini akan dilanjutkan ke Jember, Pontianak dan Makassar.  Sosialisasi juga akan dilakukan di Palembang, Bandung, Semarang, Surabaya, Bali, dan Mataram. 

Anak muda yang ada di kota lainnya tetap bisa menginguti kompetisinya dengan mengirimkan karya secara online. 

Hasil karya dari pemenang kompetisi akan ditampilkan dalam acara Anugerah Karya Festival Film Pendek SOS 2024 mendatang.

“Ujaran kebencian dapat menjadi awal terjadinya polarisasi. Hal ini menjadi pendorong kami untuk berkontribusi menyampaikan narasi positif di dunia digital melalui pendekatan kreatif. Harapannya kampanye program ini dapat menginspirasi berbagai pihak untuk bergotong royong menciptakan media sosial sebagai tempat yang lebih bermakna untuk kita. nyaman dan aman untuk berekspresi,” ungkap Steve.  

Sejalan dengan pernyataan di atas, Founder Narasi, Najwa Shihab, mengatakan, inisiatif Indosat menyelenggarakan Festival Film Pendek SOS 2023 harus didukung. 

Sebagai kawan kolaborasi, pihaknyabpunya semangat serupa, melawan penyebaran ujaran kebencian. 

"Apalagi, kita sudah memasuki hari-hari jelang pesta demokrasi yang rentan menjadi lahan subur ulah tingkah informasi yang memecah belah. Lewat film-film pendek ini, kami berharap dapat memberikan suara dan gagasan yang dibutuhkan tentang kesetaraan, toleransi, dan perdamaian," pungkasnya. (ika)